Judul : Mencermati Komentar Si Pandir
link : Mencermati Komentar Si Pandir
Mencermati Komentar Si Pandir
Kita mungkin pernah mengalami sulitnya membahas sesuatu dengan si pandir. Sebutan pandir ini bukan saja karena ia memberikan alasan yang bodoh, tapi juga menolak untuk dicerahkan. Ini seperti orang-orang yang mengkritik Pemerintah atas bencana asap, tapi tak pernah mengkritik perusahaan pembakar hutan yang menyebabkan bencana asap tersebut. Mereka mengutuk Pemerintah yang lamban menanggulangi asap, tapi tak pernah mengutuk mereka yang telah dengan sengaja membakar lahan. Dan mereka terus mengkritik tanpa pernah tahu bahwa penanggulangan asap terus berlangsung. Dengan suasana politik seperti sekarang ini, sangat mudah menemukan tipikal manusia pandir ini. Saya mendefinisikannya sebagai orang-orang yang selalu memberikan alasan yang sembarangan dan sering berakhir pada hasil analisa yang melenceng jauh dari sasaran.Fenomena pandir ini banyak bermunculan ketika IHSG turun tajam akibat terpengaruh oleh penguatan dollar. Si pandir tentu akan menyalahkan pemerintah yang tidak becus menjaga nilai tukar rupiah tanpa ia tahu bahwa seberapa banyakpun BI mengintervensi tidak akan membuat rupiah menguat. Bertahan iya, tapi menguat tidak. Ini siklus yang harus dilewati, tapi tentunya si pandir tidak pernah mengkaji ke sana. Ia memberikan contoh solusi ini dan itu, tanpa ia menyadari solusi yang diberikannya itupun ternyata lebih konyol lagi. Saya tidak tahu apa persisnya yang dikejar si pandir ini, selain menghasut orang lain. Ada banyak sekali pandir di luar sana, dan merekalah menjadi salah satu alasan saya mengambil kesimpulan bahwa IHSG sudah di bottom dan saham-saham di IHSG tengah diakumulasi. Dan alhamdulillah, saya bisa mengecap manisnya profit dari AALI, SMGR, dan PTPP.
Read more »
Demikianlah Artikel Mencermati Komentar Si Pandir
Sekianlah artikel Mencermati Komentar Si Pandir kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Mencermati Komentar Si Pandir dengan alamat link https://uangsaham.blogspot.com/2016/08/mencermati-komentar-si-pandir.html
