Judul : IHSG Review 31-10-2015
link : IHSG Review 31-10-2015
IHSG Review 31-10-2015
Banyak hal yang bisa diceritakan dalam grafik di atas. Kita mulai dulu dari grafik candlestick. Minggu lalu saya menandai titik breakout harga yang ternyata berakhir pada breakout palsu (false breakout). Dan saya meyakini hal ini terjadi karena saya keliru menandai titik breakoutnya. Ini akan menjadi catatan saya. Ya tentu saja sangat sukar menemukan titik breakout yang ideal, tapi pelan-pelan kita bisa mempelajarinya sedikit demi sedikit. Kenapa ini begitu penting? Kendatipun kita tidak men-trading-kan IHSG, tapi kasus false breakout ini sangat 'lazim' terjadi di semua saham, padahal sangat mungkin false breakout itu tak pernah ada kalau seandainya kita bisa menghitung level S/R dengan baik. Maka tujuan akhirnya tetaplah untuk meningkatkan performa trading kita sendiri. Bisa dibilang IHSG ini merupakan salah satu contoh besar saja.
Setelah turun membentur support, ada peluang untuk rebound ke level 4576-4597 atau 4611-4632, tapi ini dengan catatan terjadi one day rebound. Kalau boleh memilih, maka saya lebih suka untuk tidak terjadi one day rebound dan IHSG bertahan flat dulu, memanfaatkan momentum oversold sebagai titik akumulasi ideal, sebelum akhirnya memberikan sinyal rebound yang sebenarnya, dimana pergerakannya tentu lebih kokoh dan kuat. Volume yang menurun mengindikasikan sebenarnya persentase penurunan ini tak sebanding dengan power-nya, sehingga pasukan banteng bisa dengan mudah membalikkan keadaan kapan saja.
Read more »
Demikianlah Artikel IHSG Review 31-10-2015
Sekianlah artikel IHSG Review 31-10-2015 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel IHSG Review 31-10-2015 dengan alamat link https://uangsaham.blogspot.com/2016/08/ihsg-review-31-10-2015.html
