Judul : StockList, Cerita Di Baliknya
link : StockList, Cerita Di Baliknya
StockList, Cerita Di Baliknya
Stocklist ini berisikan saham-saham yang biasa saya pantau. Totalnya ada sekitar 55 saham. Awal niat membangun stocklist ini dulunya buat memfilter saham-saham mana yang berpotensi memberikan profit terbaik, namun saya menyadari bahwa tehnik ini masih jauh panggang dari api untuk melakukan itu. Maka SL ini saya peruntukkan bukan dalam rangka memfilter saham, melainkan sebagai penanda saja. Maka statusnya ada 4 yaitu Buy, Sell, Hold, dan Wait yang kesemuanya itu dinilai dari posisi harga Close terhadap triggernya.
Sistem yang digunakan di SL berbasis pada Position Trading System atau Breakout Trading System, namun dengan level sinyal yang lebih cepat. Sayangnya level sinyal yang cepat itu pula yang membuat noise, dimana harga terlalu sering menyilang trigger dalam waktu singkat tanpa profit yang signifikan. Ini kendala umum yang biasa dihadapi oleh teknikalis. Noise ini merupakan kendala yang tak terhindarkan. Maka cara terbaik untuk menghindari noise adalah dengan memilih saham dengan baik dan benar. Jadi lagi-lagi persoalannya kembali di cara memilih saham. Kalau kamu punya pengetahuan di bidang analisa fundamental, manfaatkanlah itu buat memilih saham dan gunakan SL sebagai penandanya. Kalau kamu punya pengetahuan di bidang teknikal, walaupun tak seberapa, manfaatkanlah juga buat memilih saham dan gunakan SL sebagai penandanya.
Read more »
Demikianlah Artikel StockList, Cerita Di Baliknya
Sekianlah artikel StockList, Cerita Di Baliknya kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel StockList, Cerita Di Baliknya dengan alamat link https://uangsaham.blogspot.com/2016/07/stocklist-cerita-di-baliknya.html
