Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4 - Hallo sahabat Uang Saham, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Financial Freedom, Artikel Inflasi, Artikel Investasi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4
link : Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4

Baca juga


Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4
Tingkat Inflasi

Inflasi berkaitan dengan erat dengan nilai (valuasi) sebuah instrumen investasi, entah itu saham ataupun obligasi, bahkan berkaitan erat dengan nilai dari mata uang itu sendiri. Ia ditandai dengan meningkatnya harga barang-barang yang terutama sekali di bahan pokok. Semakin tinggi tingkat inflasi, maka semakin rendah nilai saham, obligasi, dan mata uang, karena tingkat pengembalian menjadi lebih rendah. Misalnya, sebuah perusahaan memproduksi sepatu seharga Rp30.000 ,- per pasang. Kalau inflasi terjadi, maka perusahaan terpaksa menaikkan harga jual sepatu menjadi Rp35.000,- Kenaikan harga ini akan membuat pembeli harus merogoh kocek lebih banyak untuk mendapatkan sepasang sepatu yang sama. Dengan sendirinya jumlah pembeli akan menurun yang berakibat pada menurunnya pendapatan perusahaan sepatu tersebut. Jika pendapatan menurun, laba pun ikut menurun, sehingga harga sahamnya pun ikut turun.

Perubahan nilai ini bersifat sulit ditebak. Kajian analisis soal dampak inflasi merupakan prediksi dari pembahasan yang mendalam. Misalnya, jika hari ini harga beras Rp12.000,- per kg, maka berapakah harga beras 7 bulan lagi? Tidak ada yang tahu. Tapi bisa dicari tahu dengan cara mencari data kecukupan cadangan beras, beban import (termasuk di dalamnya kurs rupiah terhadap dollar), beban transportasi (termasuk di dalamnya harga BBM), ada tidaknya subsidi pertanian, kemungkinan operasi pasar untuk antisipasi, dan sebagainya. Semakin akurat kamu memprediksi perubahan nilai tersebut, maka semakin akurat pula kamu memprediksi berapa nilai yang pantas dibayarkan untuk sebuah instrumen investasi.
Read more »


Demikianlah Artikel Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4

Sekianlah artikel Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Prinsip-Prinsip Dasar Investasi - Bagian 4 dengan alamat link https://uangsaham.blogspot.com/2016/07/prinsip-prinsip-dasar-investasi-bagian-4.html