Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna - Bagian 2 (Selesai)

Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna - Bagian 2 (Selesai) - Hallo sahabat Uang Saham, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna - Bagian 2 (Selesai), kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Belajar Saham, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna - Bagian 2 (Selesai)
link : Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna - Bagian 2 (Selesai)

Baca juga


Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna - Bagian 2 (Selesai)

Memprediksi Saham, Mimpi Yang Terlalu Sempurna - Bagian 2 (Selesai)
Apa yang dia 'lihat'? Untuk menjawabnya, saya berikan sebuah analogi cerita. Ada 3 orang pemuda yang hendak mendaki gunung. Saat mereka mulai memasuki hutan, ketiganya berdebat tentang jalan yang akan diambil. Ada yang bersikeras lanjut naik ke atas berdasarkan pengalaman sebelumnya. Ada yang menyarankan belok ke kanan dulu berdasarkan info yang diperoleh dari penduduk desa di kaki gunung. Ada yang bilang belok ke kiri dulu sesuai petunjuk arah yang tertera di situ. Semua dengan alasannya masing-masing dan sama kuatnya. Lalu, mana yang benar? Tidak tahu. Satu-satunya cara untuk membuktikannya adalah dengan menjalaninya satu per satu. Persis seperti menyusuri sebuah labirin.

Seseorang mampu 'melihat' dengan lebih baik karena ia telah mencoba berbagai model analisa sebelumnya. Segala jalan sudah dicobanya, hingga pada akhirnya ia memilih satu yang sangat cocok dengan apa yang dicarinya dan bertahan untuk jangka waktu yang sangat lama. Model analisa tersebut membutuhkan spesifikasi informasi tertentu, syarat, dan aturan-aturan yang sangat mungkin tak pernah ada diajarkan di seminar manapun. Alangkah beratnya profesi ini kalau harus mencoba model analisa satu per satu, tapi saya tak punya jawaban lain yang lebih baik dari itu. Tak ada profesional saham yang tercipta dalam kurun waktu belajar hanya 1-2 tahun. Butuh minimal 5-6 tahun, dan itu pun tak penuh sehingga masih banyak kekurangan di sana sini. Celakanya belajar 10-15 tahun pun tak menjamin seseorang itu akan piawai di dunia saham. Di artikel Cara Cepat Belajar Saham, saya menganalogikan belajar saham ini seperti belajar naik sepeda atau belajar berenang.
Read more »


Demikianlah Artikel Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna - Bagian 2 (Selesai)

Sekianlah artikel Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna - Bagian 2 (Selesai) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna - Bagian 2 (Selesai) dengan alamat link https://uangsaham.blogspot.com/2016/07/memprediksi-saham-mewujudkan-mimpi-yang_28.html