Kisah Ayam Kalkun

Kisah Ayam Kalkun - Hallo sahabat Uang Saham, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kisah Ayam Kalkun, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Psikologi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kisah Ayam Kalkun
link : Kisah Ayam Kalkun

Baca juga


Kisah Ayam Kalkun

Kisah Ayam Kalkun
Kisah ini dituturkan oleh Fred C. Kelly, pengarang buku Why You Win or Lose, yang menggambarkan bagaimana para investor maupun trader konvensional mengambil keputusan jualnya. Sepintas kisah di bawah ini menyindir tentang keputusan seorang pelaku pasar yang terlalu lama memegang saham, namun dari pengamatan saya sendiri kisah ini punya 2 makna yang berbeda satu sama lain. Akan saya jelaskan di bawahnya.

Ada seorang pria tua yang sedang berusaha menangkap ayam-ayam kalkun liar. Pak Tua itu membawa alat perangkap, yaitu sebuah alat yang terdiri dari kotak besar dengan tutupan pintu yang bergantung di bagian atasnya. Pintu itu dibiarkannya terbuka dengan alat penyangga yang diikat dengan benang dan dapat ditarik dari jarak 30 meter jauhnya. Jagung ditebarkan untuk menjebak si kalkun. Makin dekat ke pintu jebakan, makin banyak jagung yang ditebarkan. Paling banyak ada di dalam kotak itu. Jika sudah cukup banyak kalkun yang masuk perangkap, Pak Tua itu akan menarik benangnya sehingga penyangga jatuh dan pintu pun tertutup. Sekali pintu tertutup, dia tidak dapat membukanya kembali tanpa menaiki kotak tersebut. Menurut Pak Tua, saat yang paling tepat untuk menarik benang dan menutup pintu jebakan adalah ketika kalkun-kalkun yang terperangkap di dalamnya sudah cukup banyak (maksimal).
Read more »


Demikianlah Artikel Kisah Ayam Kalkun

Sekianlah artikel Kisah Ayam Kalkun kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kisah Ayam Kalkun dengan alamat link https://uangsaham.blogspot.com/2016/05/kisah-ayam-kalkun.html